Akibat Pewarganegaraan

Pewraganegaraan dapat mengakibatkan hukum bagi setiap orang menjadi warga negara sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang No. 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan, yaitu sebagai berikut:

1)    Seorang perempuan asing yang kawin dengan seorang warga negara Indonesia

2)    Anak yang belum berumur 18 tahun dan belum kawin yang mempunyai hubungan hukum dengan ayahnya sebelum ayahnya memperoleh kewarganegaraan RI, turut memperoleh kewarganegaraan RI.

3)    Kewarganegaraan RI yang diperoleh seorang ibu berlaku juga terhadap anak-anaknya yang tidak mempunyai hubungan kekeluargaan dengan ayahnya, jika anal itu belum berumur 18 tahun atau belum kawin.

  1. Pewarganegaraan Istimewa

Pewarganegaran istimewa adalah pewarganegaraan yang diberikan oleh pemerintah atas persetujuan DPR dengan alasan kepentingan negara atau yang bersangkutan telah berjasa terhadap negara.

  1. Kehilangan Kewarganegaraan

Warga negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya jika yang bersangkutan:

  1. a)Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri
  2. b)Tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain, sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan itu.
  3. c)Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh Presiden atas permohonannya sendiri, yang bersangkutan sudah berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin, bertempat tinggal di luar negeri, dan dengan dinyatakan hilang Kewarganegaraan Republik Indonesia tidak menjadi tanpa kewarganegaraan.
  4. d)Masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden.

bacac juga :