Cara Sukses Ternak Murai Batu

Di tahun 2018 banyak orang yang sukses dengan beternak burung murai batu.Memelihara burung sekarang ini sudah menjadi hobby untuk sebagian besar masyarakat Indonesia.Dan bahkan sampai kepelosok desapun kini sudah banyak memelihara burung kicau ini sampai dapat mengembangbiakan.Sekarang banyak orang yang berbondong bondong ingin menjadikan ladang usaha karena harga jual murai batu sangatlah tinggi dan disamping itu juga permintaan pasar semakin meroket.Hal ini disebabkan burung murai batu mempunyai suara yang kicaunya yang sangat merdu juga banyak bervariasi.

Burung murai batu ini termasuk burung langka diIndonesia.Hal ini menjadi banyak orang yang ingin membudidayakan murai batu. Beternak murai batu dapat menjadi salah satu usaha sampingan yang sangat menjanjikan karena Permintaan pasar yang terus meroket dan penangkar yang bisa dibilang masih sedikit yang berhasil.Untuk membudidayakan burung ini bisa dibilang susah-susah gampang,dibutuhkan niat,keuletan,bakat,telaten dan pengalaman.Banyak faktor yang harus anda perhatikan dalam beternak burung ini yaitu kebersihan kandang,lingkungan,pemberian pakan dan cara anda memperlakukan burung setiap harinya.Berikut ini langkah-langkah awal yang harus anda ketahui cara beternak burung murai :

1).Niat

Pertama jika anda ingin beternak burung murai batu untuk usaha sampingan anda harus mempunyai niat bulat dan jangan setengah-setengah dalam modal usaha ternak murai batu karena beternak burung murai bukan seperti ternak burung lainnya dan anda harus mempunyai jiwa hobi sama semua jenis burung.

2).Pemilihan Bibit Murai Batu

Untuk pemilihan indukan murai batu yang bagus burung tidak harus mahal,melatih pengalaman anda beternak murai batu bisa anda lakukan secara bertahap.Tidak perlu burung yang sudah pernah juara.Biarkan pengalaman anda semakin memahami bagaimana cara yang benar beternak murai batu.Setelah itu barulah anda bergeser sedikit demi sedikit kekualitas burung murai.Untuk beternak burung murai harus memilih indukan jantan dan betina,kriterianya adalah sebagai berikut :

Indukan JantanPilihlah indukan pejantan yang tidak takut terhadap manusia dan mempunyai mental yang bagus.Pejantan paling tidak uisanya sudah 2 tahun keatas dan sudah matang untuk melakukan perkawinan.Pastikan burung pejantan tidak dalam keadaan sakit maupun cacat fisik.
Indukan Betina
Pilihlah betina yang sudah berusai 1 atau 2 tahun.Pastikan burung dalam keadaan sehat dan tidak terlalu kurus.Selain itu burung harus jinak dan tidak takut terhadap manusia agar tidak mudah stress.

3)Lokasi Kandang Murai Batu

Pada umumnya lokasi kandang untuk penangkaran burung murai batu berada di luar rumah seperti di samping atau di pekarangan rumah. Faktor yang perlu diperhatikan saat menentukan lokasi kandang adalah suasananya cukup tenang dan tidak banyak gangguan hewan lain.


POS-POS TERBARU