Indikator-Indikator yang Mengukur Financial Deepening

Mukhlis (108:2015) menjelaskan bahwa “Pendalaman keuangan (financial deepening) adalah ukuran rasio antara jumlah kekayaan yang dinyatakan dengan uang (financial asset) dengan pendapatan nasional”. Semakin tinggi rasio yang diperoleh menunjukkan semakin dalamnya sektor keuangan negara. Semakin besar pendalam keuangan akan semakin besar pula kemmapuan sektor keuangan dalam menyediakan likuiditas keuangan yang dibutuhkan masyarakat.

Ruslan (184:2011) menjelaskan sebagai berikut.

Guna meningkatkan peran sektor keuangan agar mencapai kondisi financial deepening, dibutuhkan berbagai upaya strategis. Upaya tersebut meliputi suatu rencana dan implementasi dari kebijakan untuk mengintensifkan tingkat moneterisasi perekonomian melalui peningkatan dalam akses terhadap institusi finansial, transparansi dan efisiensi, serta mendorong peningkatan rate of return yang rasional.

Tujuan pencapaian tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dalam proses pembangunannya dihadapkan pada permasalahan dalam keterbatasan modal untuk membiayai investasi pembangunan. Berbagai upaya telah dilakukan guna meningkatkan peran sektor keuangan dalam pembiayaan pembangunan secara mandiri dan tidak tergantung dari bantuan luar negeri. Pendalaman sektor keuangan (financial deepening) merupakan sebuah termin yang digunakan untuk menunjukkan terjadinya peningkatan peranan, kegiatan dan jasa-jasa keuangan terhadap ekonomi.

Goyal dkk dalam Mukhlis (108:2011) menjelaskan sebagai berikut.

Pendalaman pada sektor keuangan mengandung arti adanya kenaikan volume transaksi keuangan dalam perekonomian. Hal ini dapat mendorong kenaikan kapasitas dari intermediasi aliran modal tanpa pergerakan yang besar dalam harga aset dan nilai tukar mata uang. Selain itu, pasar keuangan yang semakin dalam dapat memberikan sumber-sumber alternatif pembiayaan dalam kondisi lingkungan intrenasional yang mengalami krisis dan membatasi terjadinya adverse spillovers.

Pendalaman keuangan memiliki arti antara lain:

  1. Sektor kegiatan ekonomi dan pelaku ekonomi mampu untuk memanfaatkan pasar uang untuk kegiatan menabung dan meminjam (keputusan investasi), termasuk di dalamnya terdapat jatuh tempo jangka panjang (long maturity)
  2. Intermediasi keuangan dan pasar mampu untuk menambah volume yang lebih besar seiring dengan adanya pergerakan harga aset;
  3. Sektor keuangan dapat menciptakan pilihan yang luas terhadap berbagai aset untuk tujuan berbagai resiko {risk sharing (hedging of diversification)}.

sumber :

https://dogetek.co/seva-mobil-bekas/