karakteristik Self Injury

Karakteristik pelaku self injury

  • Kesulitan mengendalikan impuls diberbagai area yang terlihat dalam gangguan makan atau aiksi terhadap zat-zat adiktif
  • Pernah menderita penyakit kronis sewaktu kecil, atau cacat
  • Sangat tidak menyukai dirinya sendiri
  • Hypersensitive terhadap penolakkan
  • Memiliki kemarahan yang kronis terhadap diri sendiri
  • Bertendensi menekan kemarahan
  • Memiliki perasaan agresif yang tinggi
  • Umumnya depresi atau stress berat
  • Mengidap kecemasan kronis
  • Sering mengalami iritabilitas
  • Bertendensi untuk menghindar
  • Tidak bisa mengontrol diri untuk bertahan hidup
  • Kurangnya kemampuan untuk menjaga atau membentuk hubungan yang stabil
  • Takut akan perubahan
  • Tidak ada kemauan untuk mengurus diri sendiri dengan baik
  • Memiliki self esteem yang rendah
  • Masa kecil penuh trauma
  • Pola pemikiran yang kaku

2.5 Latar Belakang Self Injury

Latar belakang keluarga si pelaku self injury

  1. a)Adanya kehilangan yang mengakibatkan traumatis, sakit keras, ketidak stabilan dalam hidup berkeluarga (keluarga nomaden, orang tua divorce)
  2. b)Adanya pengabaian dan penganiayaan baik secara fisik, seksual maupun emosional
  3. c)Kehidupan keluarga dipenuhi keyakinan agama yang kaku nilai-nilai yang dogmatis, yang diterapkan dengan cara yang munafik dan tidak konsisten
  4. d)Peran yang terbalik dalam keluarga : misalnya sianak mengambil alih tanggung jawab orang dewasa di usia dini.

baca juga :