Kerja sama ( cooperation )

Prinsip kerja sama ini merupakan prinsip universal yang selalu ada dalam ekonomi Islam. Sehingga dalam asuransi kerja sama dapat terwujud dalam bentuk akad yang dijadikan acuan antara kedua belah pihak yang terlibat, yaitu antara anggota (nasabah) dan perusahaan asuransi. Sebagai adanya akad antara nasabah dan perusahaan asuransi, kedua belah pihak bekerja sama dengan sama-sama menyerahkan modalnya untuk diinvestasikan pada bidang-bidang yang menguntungkan. Sehingga, dari keuntungan itu harus dibagi sesuai dengan porsi nisbah yang telah disepakati di awal akad. Sebagaimana diriwayatkan hadits Nabi SAW:
عَنْ أبى مُوْسَى رَضِىَ الله عَنهُ قالَ : قالَ رَسُوْلُ الله : إنَّّ الأشعََريْنَ إد أرْمِلُوا فى الْغزو, أوْ قلَّ طَعامٍٍ قل طعام عليهم بِالمَدينةِ, جَمعُوْا مَاكانَ عندَ هم ثَوْبَ وَاحدٍ, ثمَّ أقسَمُوهُ بَينَهُمْ فىِ إناواحد بالسويه, فهُمْ مِنِّى وَأناَ مِنْهُم
 “Diriwayatkan dari Abu Musa r.a:”Ketika makanan orang-orang suku Asy’ary berkurang dalam perang, atau makanan keluarga-keluarga mereka di Madinah berkurang, mereka mengumpulkan semua makanan yang masih ada dan menyimpannya di atas sebuah kain yang lebar. Kemudian mereka membagikannya secara merata diantara mereka dengan menggunakan sebuah mangkuk. Demikianlah, orang-orang ini adalah bagian dari diriku, dan aku adalah bagian dari mereka”. (3:666-S.A.)_
Amanah ( trustworthy / al-amanah )
Prinsip amanah harus berlaku pada diri nasabah asuransi. Seseorang yang menjadi nasabah asuransi berkewajiban menyampaikan informasi yang benar berkaitan dengan pembayaran premi dan tidak memanipulasi kerugian (peril) yang menimpa dirinya. Jika seorang nasabah asuransi tidak memberikan informasi yang benar dan memanipulasi data kerugian yang menimpa dirinya, berarti nasabah tersebut telah menyalahi prinsip amanah dan dapat dituntut secara hukum. Begitu juga sebaliknya, perusahaan asuransi harus bisa memegang teguh kepercayaan yang diberikan oleh nasabah.
Allah SWT berfirman:
 ____ ____ ____________ ___ _________ ____________ ______ _________ _______ _________ ______ ________ ___ ___________ ____________ _ ____ ____ _______ _________ ______ _ ____ ____ _____ ________ ________ ____
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan wewenang (amanat) kepada ahlinya”. (QS. An-Nisa’: 58)_
___________ _________ __________ __ __________ ____ ____________ _____________ ______________ _________ ___________ ____
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui’. (al-anfal: 27)_
sumber :