KPK GERUDUK KANTOR DISDIK

KPK GERUDUK KANTOR DISDIK

KPK GERUDUK KANTOR DISDIK
KPK GERUDUK KANTOR DISDIK

Ada yang tak biasa di kantor Dinas Pendidikan (Ka­disdik) Kota Bogor

, kemarin. Kantor yang beralamatkan di Kecamatan Bogor Utara itu didatangi sejumlah pegawai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan mereka disambut Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin.

Setelah diterima, para pegawai dari lembaga antirasuah itu langsung meng­gelar rapat bersama jajaran Disdik Kota Bogor. ”Iya benar. Kami menerima audiensi dari tim bidang pencegahan korupsi dari KPK. Kedatangan mereka sebagai tindak lanjut tentang penerapan pendidikan antikorupsi yang beberapa waktu lalu di-launching Wali Kota Bo­gor Bima Arya di SMPN 7 Bogor,” kata Fahrudin.

Sekadar diketahui, dalam perte­muan antara KPK dengan pejabat direktur Pendidikan Dasar

dan Me­nengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota diharapkan dapat menyisipkan pen­didikan antikorupsi ke sejumlah mata pelajaran dan KPK telah meny­usun modul pendidikan antikorupsi untuk keperluan tersebut.

Menurut kadisdik, pendidikan anti­korupsi idealnya disisipkan dalam mata pelajaran terkait misalnya Pan­casila

, Kewiraan dan Agama atau Akhlak. Korupsi adalah kejahatan paling dahsyat dan merugikan masy­arakat. ”Jika sejak dini siswa ditanam­kan takut berbuat korupsi, mudah-mudahan saat bersangkutan jadi pejabat nantinya tetap tertanam se­hingga jauh dari perilaku korupsi,” ujarnya. Ke depan, Fahmi berharap pelajaran antikorupsi ini menjadi salah satu bagian dari mata pelajaran penting di tingkat SD, sehingga bisa membentuk generasi yang amanah.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SX5J9VG