MENGEVALUASI KINERJA KARYAWAN

MENGEVALUASI KINERJA KARYAWAN

MENGEVALUASI KINERJA KARYAWAN

Evaluasi kerja di perusahaan harus dilakukan

secara rutin dan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Dengan dilakukannya evaluasi kinerja, manajer dapat mengetahui potensi karyawan dan bisa mengembangkan karyawan secara sesuai.

Selain mengetahui potensi, manajer dapat mengidentifikasi perkembangan dari kemampuan karyawan, apakah mengalami peningkatan kemampuan atau justru penurunan. Evaluasi ini akan sangat berguna bagi manajer, karyawan dan juga keberlangsungan perusahaan.

Kegiatan evaluasi ini menjadi kegiatan komunikasi antara manajer dan karyawan, jika dilakukan secara rutin akan memperkuat ikatan antara manajer dan karyawan. Komunikasi tersebut harus dilakukan secara profesional namun tetap kekeluargaan. Artinya, di saat ada penurunan kinerja, manajer mau mendengarkan hambatan yang dirasakan oleh karyawan.

Pemberian feedback berupa kritik dan saran oleh manajer secara langsung juga akan meminimalisis terjadinya kesalahpahaman yang mungkin terjadi.

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk menvaluasi kinerja karyawan adalah analisis pekerjaan, manajer mencari tahu mengenai tugas, kondisi karyawan dan keadaan di lapangan dari pekerjaan tersebut. Selanjutnya, manajer melakukan perbandingan antara standar kerja pada perusahaan dengan kinerja karyawan, apakah sesuai atau tidak.

Setelah kedua hal tersebut dilakukan, maka manajer menentukan sistem penilaian kinerja apa yang sesuai dengan perusahaan. Macam sistem penilaian kerja yaitu, Behaviour Appraisal System, Performer Appraisal System, Result-Oriented Appraisal System, dan Contingency Appraisal System.

Berada di posisi manajer memang tidak mudah, banyak tugas yang berat dan beban tanggung jawab yang besar. Namun, setiap pekerjaan pasti memiliki hal yang menantang. Jadikan hal tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan diri dan memberikan manfaat bagi orang lain.


Sumber: https://www.mutumed.co.id/xenoshyft-apk/