Obyektif dan Aturan Pengambilan Keputusan

Obyektif dan Aturan Pengambilan KeputusanObyektif dan Aturan Pengambilan Keputusan

Tidak mungkin untuk mempertimbangkan masing-masing obyektif yang mungkin yang akan dicapai manajer risiko dalam kasus ini, meskipun demikian beberapa obyektif yang umum kiranya sudah mencukupi untuk dibahas. Obyektif itu akan dibagi ke dalam kategori utama:

  1. Obyektif yang menganggap

 

  1. manejer risiko tidak dapat memperkirakan probablitas kerugian kebakaran.
  2. Obyektif yang menganggap manejer risik dapat memperkirakan probablitas kerugian tersebut.
  3. Jika probabilitas tidak dapat diperkirakan

Ada dua obyektif yang akan dipertimbangkan yang termasuk kedalam kategori ini. Meminimumkan kerugian potensial yang maksimum selama periode yang bersangkutan (Minimax)

Manejer risiko dengan obyektif mengambil keputusan untuk melindungi perusahaan terhadap kerugian yang paling buruk yang mungkin terjadi yaitu dengan membeli asuransi. Meminimumkan kerugian potensial yang minimum selama periode yang bersangkutan (Minimin)

Dengan obyektif manejer risiko menginginkan kerugian yang paling rendah yang mungkin terjadi tanpa memilih outcomenya. Kerugian paling kecil terjadi pada outcome “tidak terjadi kebakaran” dan terlihat bahwa kerugian paling kecil itu adalah pada keputusan No. 1 yaitu menanggung sendiri risiko, maka manejer cendrung tidak membeli asuransi.

Sumber :

https://kaosfullprint.co.id/