ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)
ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

Penelusuran Pada OPAC

Sementara itu, Siregar (2004) menyatakan bahwa di samping akses melalui pengarang, judul, dan subjek, OPAC juga menawarkan misalnya akses melalui nomor panggil (call number) dan penerbit di tambah dengan logika boolean (boolean logic) berupa AND, OR, NOT dan batasan penelusuran oleh bahasa atau format dokumen. Selanjutnya, Hasugian (2007) mengemukakan ada beberapa jenis penelusuran yang dapat dilakukan melalui OPAC, yaitu :

  • Penelusuran dengan merawak (browse searching), yaitu menelusur dengan memeriksa satu persatu cantuman (record) dari dokumen yang ada, proses ini memang akurat, akan tetapi membutuhkan waktu yang lama sehingga kurang efisien untuk dilakukan.
  • Penelusuran kata kunci (keyword searching), yaitu penelusuran dengan menggunakan kata kunci (keyword) tertentu sebagai query. Kata kunci tersebut adalah berupa istilah/ kata yang dirumuskan secara bebas (uncontrolled vocabulary) dan kata/istilah yang baku/standard (controlled vocabulary).
  • Penelusuran terbatas (limited searching), yaitu penelusuran dengan melakukan pembatasan kepada ruas data tertentu, pembatasan database tertentu, pembatasan tahun tertentu, pembatasan bahasa negara dan sebagainya.

Kriteria OPAC

Crowford (1987) menyarankan beberapa kriteria yang diperlukan untuk OPAC yang baik, antara lain:

  • Layar monitor yang ditampilkan pada level pertama seharusnya memperkenalkan perpustakaan yang bersangkutan. Layar harus jelas sehingga dapat menimbulkan minat dari pengguna pemula dan yang berpengalaman untuk menggunakannya.
  • Sebuah OPAC sebaiknya selalu memberikan indikasi kepada pemakai langkah demi langkah; di level mana mereka sekarang, bagaimana mereka sampai ke situ, dan ke mana mereka selanjutnya.
  • OPAC seharusnya menghindari penggunaan “jargon‟ atau istilah dan kata-kata yang tidak baku.
  • Jumlah hasil penelusuran harus dapat ditampilkan di layar.
  • Fasilitas “help‟ atau bantuan harus selalu tersedia pada layar monitor di setiap level searching.
  • OPAC harus memberi respon yang cepat dan tepat dari setiap permintaan.

Kelebihan dan Kekurangan OPAC

Fattahi menyatakan bahwa OPAC memiliki beberapa kelebihan dari katalog kartu yaitu sisi penelusuran mencakup interaksi (interaction), bantuan pengguna (user assistance), kepuasan pengguna (user satisfaction), kemampan penelusuran (searching capabilities), keluaran dan tampilan (out and display), ketersediaan dan akses (availability and access). Sedangkan Selanjutnya menurut Hermanto (2007) OPAC memiliki kelebihan diantaranya yaitu :

  • Penelusuran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
  • Penelusuran dapat dilakukan dimana saja tidak harus datang ke perpustakaan dengan catatan sudah online ke internet.
  • Menghemat waktu dan tenaga.
  • Pengguna dapat mengetahui keberadaan koleksi dan status koleksi apakah sedang dipinjam atau tidak.
  • Pengguna mendapatkan peluang lebih banyak dalam menelusur bahan perpustakaan.

Sedangkan Qalyubi dkk (2007) mengatakan bahwa kelebihan OPAC adalah sebagai berikut:

  • Penelusuran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
  • Penelusuran dapat dilakukan bersama-sama tanpa saling mengganggu.
  • Jajaran tertentu tidak perlu di-file
  • Penelusuran dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan sekaligus, misalnya lewat judul, pengarang, subjek, tahun terbit, penerbit dan sebagainya, yaitu dengan memanfaatkan penelusuran Boolean Logic.
  • Rekaman bibliografi yang dimasukkan ke dalam entri katalog tidak terbatas.
  • Penelusuran dapat dilakukan dari beberapa tempat tanpa harus mengunjungi perpustakaan,yaitu dengan menggunakan jaringan LAN (Local Area Network) atauWAN (Wide Area Network).

Murphy (1995) menyatakan bahwa OPAC adalah katalog yang paling cocok saat ini digunakan di perpustakaan. OPAC jauh melebihi katalog kartu dan katalog lainnya yang digantinya. Katalog kartu memiliki sejumlah keterbatasan dibanding dengan OPAC.

Sumber: https://fungsi.co.id/