PBNU Sebut Kemenag Kecolongan soal Full Day School

PBNU Sebut Kemenag Kecolongan soal Full Day School

PBNU Sebut Kemenag Kecolongan soal Full Day School

PBNU Sebut Kemenag Kecolongan soal Full Day School
PBNU Sebut Kemenag Kecolongan soal Full Day School

Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi‎ Syuhud menyebut

Kementerian Agama (Kemenag) kecolongan penerapan kebijakan Kemdikbud terkait lima hari sekolah dengan waktu delapan jam belajar atau full day school.

Dikatakan Marsudi, terdapat banyak madrasah mulai dari tingkat diniyah hingga tsanawiyah yang berada dibawah naungan Kemenag. Namun, dia mempertanyakan kenapa Kemenag justru mendiamkan penerapan full day school ini yang tidak cocok untuk Madrasah Diniyah.

“Madrasah Diniyah ada yang mengurusi yaitu, Departemen Agama. Tapi Departemen

Agama masa ada kecolongan begini diam saja. Ini kemalingan menurut saya,” kata Marsudi dalam Diskusi SindotrijayaFM di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6/2017).

Dalam hal ini,‎ ditegaskan Marsudi, PBNU menolak kebijakan Mendikbud tersebut. Menurutnya, dalam beberapa pasal yang ada di Permendikbud tersebut terdapat poin-poin yang tidak sesuai dengan madrasah.

“Karena pendidikan enggak semua di sekolah. Kalau di sekolah urusannya pemerintah

. Tapi kurikulum madrasah berbeda,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21233/fungsi-sitoplasma