Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Penyimpangan Dana Hibah

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Penyimpangan Dana Hibah

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Penyimpangan Dana Hibah

 

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Penyimpangan Dana Hibah

Gubernur Jawa Barat

Ahmad Heryawan, memberikan pengarahan dalam Rangka Pelaksanaan Hibah Tahun Anggaran 2017, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponogoro, No.22 Bandung, Kamis (7/12/2017).Dalam arahannya, Aher mengatakan bantuan hibah ini merupakan bantuan pemerintah daerah Provinisi Jawa Barat kepada para pihak yang punya hak untuk medapatkan bantuan.

“Ini bantuan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat kepada beberapa pihak yaitu baik itu lembaga pendidikan, lembaga sosial, maupun lembaga lainnya yang secara aturan punya hak untuk mendapatkan dana hibah tersebut.” ujarnya.

Ia menegaskan bantuan hibah yang diterima oleh perwakilan lembaga dipastikan sesuai nominalnya dengan yang diberikan oleh pemerintah. Pihaknya menjamin tidak ada penyimpangan karena sistem pemberian dana diserahkan langsung kepada penerima hibah melalui rekening.

Kepastian pertama

“Kepastian pertama, dana hibah ini tidak mungkin ada penyimpangan karena langsung dicairkan dari rekening. Kedua, ketika sudah cair dari rekening, jika Bapak/Ibu sekalian sebagai perwakilan lembaga, dipakai kegiatan fisik maupun non fisik harus dipastikan tidak ada yang kurang sepeserpun,” tegasnya.

Pemprov Jabar

Ia juga menyebutkan, Pemprov Jabar memberikan bantuan lain selain dana BOS berupa bantuan ruang kelas. Bantuan tersebut berjumlah Rp. 100 juta/kelas. Dana tersebut, kata dia, dapat dipastikan sudah diberikan secara merata ke SMA/SMK /MA di Jawa Barat.

Dulu sebelum ada BOS

Pembangunan kelas pakai dana sendiri. Kemudian pemerintah provinsi menambah lagi dengan tambahan bantuan ruang kelas. Bantuan ini berpengaruh secara signifikan, atau malah sangat signifikan kepada jumlah siswa SMA/SMK/MA di Jabar,” tandasnya.

 

Artikel Terkait: