Pengantar Ilmu Hukum

Ilmu hukum adalah kumpulan pengetahuan tentang hukum yang telah deibuat sistematiknya. Filosofis dasarnya adalah bahwa manusia adalah mahluk hidup yang mempunyai rasa, karsa, dan karya, akal dan perasaan.

  1. Sumber hukum formal adalah :
  2. Perundang – undangan
  3. Kebiasaan
  4. Traktat ( perjanjian Internasional public )
  5. Yurisprudensi
  6. Doktrin ( pendapat pakar )
  7. Macam – macam hukum adalah :
  8. Hukum perdata dan hukum public
  9. Hukum material dan hukum formal
  10. Hukum perdata,
  11. Hukum pidanan,
  12. Hukum tatanegara/tata usaha Negara,
  13. Hukum internasional
  14. Hukum adat

Pengantar Hukum Kesehatan

  1. Kelompok masalah yang menyangkut asas umum, meliputi hak menentukan diri sendiri, hak atas pemeliharaan kesehatan , fungsi undang – undang dan hukum dan pemeliharaan kesehataan , hubungan hukum kesehatan dengan etika kesehatan.
  2. Kelompok masalah tentang kedudukan indifidu dalam hukum kesehatan, antara lain : hak atas tubuh sendiri, kedudukan material tubuh, hak atas kehidupan, genetika, reproduksi, status hukum hasil pembuahan, Perawatan yang dipaksakan dalam RS.
  3. Kelompok masalah dengan aspek- aspek pidana antara lain : tanggung jawab pidana, tindakan medis dan hukum pidana, hak untuk tidak membuka rahasia.
  4. Kelompok masalah dakam pelayanan kuratif, antara lain kewajiban memberika pertolongan medis, menjaga mutu, eksperimen – eksperimen medis, batas – batas pemberiaan pertolongan medis, penyakit menular. Dokumentasi medis dan lain – lain.
  5. Kelompok tentang pelaksanaan profesi dan kepentingan pihak ketiga antara lain kesehatan industry, pelaksanaan medis skrining, keterangan medis, saksi ahli, asuransi kesehatan social.

            Hak asasi manusian yang berhubungan dengan kesehatan manusia dimulai dari tiga hak asasi, yaitu :

  1. The right to health care ( Hak untuk mendapat pelanyanan kesehatan )
  2. The right to self dateminartion ( hak untuk menentukan nasib sendiri )
  3. The righ toinformation ( Hak untuk mendapat informasi )

            Etika dan hukum berkait dengan ruang lingkup masing –masing, dengan jalur yang berbeda. Adapun gambaran jalur etik dan hukum dapat dideskripsikan :

  1. Etika profesi bersifat interen (self inposed regulation), bertujuan menjaga mutu profesi dan memelihara harkat dan martabat profesi (tidak berlaku umum) sanksi ditetapkan oleh organisasi.
  2. Majelis disiplin bersifat sebagai hukum public ( ada unsur pemerintah). Bertujuan memelihara tata tertib anggota profesi ( tidak berlaku bagi bukananggota profesi) sanksi teguran, scorsing, pemecatan ( ditetapkan pemerintah).
  3. Hukum bersifat berlaku umum ( sifat memaksa,  bertujuan menjaga ketertiban masnyarakat luas ( termaksud anggota profesi ), dengan sanksi hukum perdata atau hukum perdanan ).

Sumber: https://officialjimbreuer.com/