PengaruhAntara Pendekatan Antropologi  Dalam Studi Islam Terhadap Pembaharuan Dalam Islam.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa pendekatan antropologi dalam studi Islam adalah salah satu upaya memahami agama dengan cara melihat wujud praktik keagamaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.

Antropologi, sebagai sebuah ilmu yang mempelajari manusia, menjadi sangat penting untuk memahami agama.Antropologi mempelajari tentang manusia dan segala perilaku mereka untuk dapat memahami perbedaan kebudayaan manusia. Dibekali dengan pendekatan yang holistik dan komitmen antropologiakan pemahaman tentang manusia, maka sesungguhnya antropologi merupakan ilmu yang penting untuk mempelajari agama dan interaksi sosialnya dengan berbagai budaya.

Sedangkan pembaharuan dalam Islam menurut Harun Nasutionadalah  upaya-upaya untuk menyesuaikan paham keagamaan Islam dengan perkembangan baru yang ditimbulkan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi modern. [13]

Menurut Abd. Rahman Assegaf bahwa gagasan dan ide modernisasi Islam muncul sebagai upaya interpretasi kaum muslim terhadap sumber-sumber ajaran Islam dalam rangka menghadapi berbagai perubahan social-kultural yang terjadi dalam setiap waktu dan tempat masing-masing. [14]

Menurut H. Abudin Nata, pembaharuan dalam Islam bukan berarti mengubah, mengurangi, menambah teks al-Qur’an maupun teks al-Hadits, melainkan hanya mengubah atau menyesuaikan paham atas keduanya sesuai dengan perkembangan zaman…selain itu pembaharuan dalam Islam dapat pula berarti mengubah keadaan umat agar mengikuti ajaran yang terdapat dalam al-Qur’an dan al-Sunnah. Hal ini perlu dilakukan karena terjadi kesenjangan antara yang dikehendaki al-Qur’an dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat.[15]

Dari beberapa definisi tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa modernisasi atau pembaharuan dalam Islam adalah sebuah bentuk  implementasi dari ajaran Islam secara kontekstual atas dasar interpretasi atau penafsiran, dan hal tersebut merupakan respond an jawaban kaum muslim atas segala persoalan yang dihadapi di zamannya serta mereka harus menyambutnya dengan arif dan bijaksana.

Dengan demikian menurut pendapat kami, bahwa ada pengaruh  antara pendekatan antropologi dalam studi Islam dan pembaharuan dalam Islam, karena keduanya mengkaji masalah keberagamaan dan menempatkannya secara proporsional. Pendekatan antropologi dalam Islam meneliti manusia dengan praktik keberagamaan yang beraneka ragam karena dipengaruhi oleh berbagai factor kehidupan sedangkan dengan adanya pembaharuan dalam Islam, dapat diketahui inti ajaran Islam yang sebenarnya, baik secara tekstual maupun kontekstual serta mengetahui dan memahami praktik-praktik keberagamaan lokal yang dipengaruhi oleh berbagai factor tersebut(budaya, social, ekonomi, politik dan lain-lain).

sumber :

https://www.ram.co.id/seva-mobil-bekas/