Pengertian Akhlak

Pengertian Akhlak

Pengertian Akhlak

Sebelum mempelajari akhlak secara lengkap, terlebih dahulu kita harus mengerti apakah arti Akhlak itu? Akhlak berasal dari bahasa Arab, bentuk jamak dari khuluqun yang berarti budi pekerti, sopan santun, atau tata krama. Sedangkan menurut istilah akhlak adalah sifat yang tertanam didalam diri kita yang mendorong untuk melakukan perbuatan dengan mudah tanpa perlu berfikir dan pertimbangan terlebih dahulu.(al-ghazali,t.t.:56)

  1. Dasar Akhlak

Dasar akhlak adalah Al-Qur’an dan Sunnah. Tingkah laku nabi Muhammad merupakan contoh suri teladan bagi umat manusia. Allah berfirman

لَّقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِي رَسُولِ ٱللَّهِ أُسۡوَةٌ حَسَنَةٞ لِّمَن كَانَ يَرۡجُواْ ٱللَّهَ وَٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأٓخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرٗا ٢١

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS. Al-Ahzab: 21)

Dalam Al-Qur’an banyak ayat yang mengandung pesan akhlak yang mulia. Misalnya pesan akhlak yang terdapat pada perintah sholat, yaitu agar manusia dapat menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar

ٱتۡلُ مَآ أُوحِيَ إِلَيۡكَ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِۗ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَكۡبَرُۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُونَ ٤٥

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS Al-Ankabut: 45)

Selain itu dalam hadits nabi juga dijelaskan bahwa sholat yang diterima oleh Allah adalah sholat yang mendorong pelakunya merendahkan diri dihadapan Allah, tidak bersikap sombong terhadap sesama manusia, tidak keras menentang perintah Allah, melainkan sholat yang menghasilkan sikap ingat kepada Allah, menaruh rasa kasih sayang kepada orang miskin, orang terlantar dalam perjalanan, janda, dan orang yang ditimpa kesusahan (HR. Muslim)

Pesan akhlak yang terdapat pada perintah puasa, yaitu agar manusia senantiasa bertaqwa keada Allah, dapat mengendalikan diri dari dorongan hawa nafsu, menimbulkan sifat iba dan kasih sayang kepada orang yang hidupnya dalam kekurangan, menjaga dirinya dari perbuatan yang keji, tidak mau mengadakan pertengkaran, dan lain sebagainya. Dalam hadits nabi juga dijelaskan bahwa orang yang tidak meninggalkan kata-kata bohong dan senantiasa berdusta, maka nilai pahala puasa orang yang demikian itu tidak ada disisi Allah. (HR. Bukhari – Muslim)

Pesan akhlak yang terdapat perintah zakat, yaitu agar seseorang dapat menyucikan dirinya dari sikap kikir dan tidak mau bersyukur.

خُذۡ مِنۡ أَمۡوَٰلِهِمۡ صَدَقَةٗ تُطَهِّرُهُمۡ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيۡهِمۡۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٞ لَّهُمۡۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ١٠٣

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. At-Taubah: 103)

Zakat juga mengandung ajaran agar kita peduli pada orang yag tidak mampu

Pesan akhlak yang terdapat pada perintah ibadah haji, yaitu agar selama mengerjakan ibadah haji tidak melakukan perbuatan yang tercela seperti berkata yang tidak sopan, mencaci maki dan bertengkar

ٱلۡحَجُّ أَشۡهُرٞ مَّعۡلُومَٰتٞۚ فَمَن فَرَضَ فِيهِنَّ ٱلۡحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي ٱلۡحَجِّۗ وَمَا تَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٖ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُۗ وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيۡرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقۡوَىٰۖ وَٱتَّقُونِ يَٰٓأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٧ \\\\\\\\\\\\\\

“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal” (QS. Al-Baqarah: 197)

Selain itu ibadah haji juga dapat mendidik seseorang agar menunjukkan kecintaannya kepada Allah melebihi kecintaannya kepada yang lainnya


baca juga :