Perubahan sistem pemerintahan Turki

Pada awal abad ke 19, kesultanan Turki mulai melemah seperti kekuatan militer dan kekayaan mereka yang mulai menurun. Melemahnya kesultanan Utsmani mulai menimbulkan meningkatnya sentiment nasionalis di antara masyarakat yang juga menyebabkan kisruh antar etnis budaya hingga menimbulkan kekerasan. Dan akhirnya masuklah Turki ke dalam Perang Dunia I. Setelah kerajaan Turki Utsmani mengalami kekalahan saat perang dunia I dan hampir wilayahnya di duduki oleh musuh, Kemal Ataturk kemudian mengorganisasikan gerakan perlawanan sekutu. Dan pada tahun 1923 gerakan ini berhasil mengubah Turki yang awalnya masih berada dalam kepemimpinan kerajaan menjadi Republik. Hal ini sekaligus menyebabkan Kemal ataturk menjadi presiden pertamanya.
Setelah terjadinya kemunduran semenjak pemerintahan Turki di rubah menjadi Republic, Turki mengalami reformasi pada tahun 1945. Proses reformasi di Turki merupakan hasil dari berbagai gerakan yang dibentuk oleh Mustafa Kemal, ia sengaja membentuk gerakan gerakan revolusioner setelah kemunduran imperium Utsmani untuk membawa Turki bergera maju dalam orbit peradaban barat.
Dan semenjak saat itu sudah banyak anggota pemerintah dan masyarakat yang lebih memperhatikan akan masalah agama. Para pemimpin mulai menciptakan kurikulum sekolah mengangkat masalah pendidikan tinggi agama. Hingga akhirnya para pimpinan sekuler yang awalnya tidak percaya dengan pemimpin agama tradisional, mulai mempercayai bahwa islam di Turki ini akan bisa di reformasi jika pemimpin atau pemuka agama masa depan di bekali dengan ilmu yang di ajarkan dalam suatu lembaga yang di awasi langsung oleh pemerintah. dan pada tahun 1949 di dirikan suatu fakultas keila hian di Universitas Ankara untuk melatih para guru Agama Islam.

D. Islam di Turki Modern

Kebangkitan islam kembali di Turki akhir-akhir ini menarik perhatian orang orang barat, mereka takut akan timbulnya fanatisme bangsa Turki terhadap agama Islam, karena jika hal itu terjadi maka sama saja itu akan menghapus usaha-usaha pembaruan Turki oleh para pembaharu. Kebangkitan Islam sendiri muncul akibat rakyat Turki yang telah mengenyam pendidikan Islam. Secara kultural, Turki bisa di katakan termasuk bagian dari peradaban Barat, namun hal itu tidak membuat turki lupa akan identitas mereka sebagai negara Islam.
Masyarakat turki yang berdiam diri di Anatolia merupakan rakyat yang paling mem-Barat karena lamanya hubungan yang mereka jalin dengan bangsa Eropa. Kondisi kehidupan mereka pun berbeda dengan rakyat Turki yang lainnya. Penduduk Anatolia merupakan pioneer di antara rakyat yang lain dalam menegakkan institusi demokratis.
Dalam jalannya perkembangan Agama Islam di turki banyak juga masyarakat yang mencoba pindah ke kota untuk bekerja, sekolah ataupun yang lainnya. Sekalipun adanya perkembangan semacam ini, tradisi Islam yang telah melekat pada kebangsaan Turki tidak bisa hilang. Bahkan semakin menambah jumlah wanita yang memutuskan untuk bercadar karena mereka beranggapan harus menutup wajah mereka dari orang-orang asing.
Pentingnya pendidikan semakin di tekankan kepada berbagai lapisan masyarakat. Semangat orang Turki modern untuk menjadi sutu bangsa yang modern dan demokratis selalu di sertai dengan kesadarannya yang mendalam tentang watak dan keislaman mereka. Pada saat 1950 saat partai democrat memegang kekuasaan rezim ini memperkenalkan pendidikan agama secara wajib dan mengambil tindakan akan keputusan tersebut.
Di katakan bahwa al-quran itu di turunkan di bumi Hijaz, di baca di mesir dan di tulis di Turki. Mushaf Al-quran yang paling baik adalah di tulis di Turki. Mushaf Usmani yang di tulis oleh kaligrafis Turki sangat terkenal di seluruh penjuru dunia Islam. Pemerintah Turki juga selalu memperhatikan pencetakan mushaf Al-quran dengan tujuan untuk menjaga keshahihannya. Di antara bangsa-bangsa yang lain, Turki juga di kenalmempunyai selera tinggi dalam melakukan perayaan-perayaan islam mereka. Seperti perayaan Idul Adha dan Idul Fitri masing-masing di rayakan dengan penuh keanggunan dan kesyahduan.

POS-POS TERBARU