PROFILAKSIS DAN ANTI INFEKSI

  1. DESINFEKTAN

            Adalah bahan kimia  yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran jasad renik  (bakteri dan virus), juga untuk membunuh atau menurunkan jumlah mikroorganisme atau kuman penyakit lainnya.

Beberapa contoh Desinfektan

  • Alkohol 70 %, digunakan sebagai antiseptic pada saat melakukan proses injeksi, Immunisasi, dsb agar tidak terjadi abses pada lokasi injeksi
  • Formalin, cairan yang mudah menguap, bau yang menyengat, digunakan untuk mengawetkan mayat (kremasi), binatang (insektorium), karena dapat mencegah pembusukan (karena proteinnya tidak rusak).
  • Formaldehid tablet, desinfektan untuk mensterilkan bahan-bahan kassa dan kapas.
  • Betadin sol, untuk mencuci luka
  • Chlorine, merupakan desinfektan yang bersifat oksidator kuat, biasa digunakan untuk mencuci atau membersihkan ruangan yang beresiko pada mikroba yang berbahaya.
  • Sabun dan detergent, untuk mencuci tangan sebelum makan, bahan pakaian, dsb.

Sumber :

https://littlehorribles.com/