tanggung jawab, hak dan larangan pemberi ataupun penerima pada jaminan fidusi.

  1. Tanggung Jawab Jaminan Fidusia baik bagi Pemberi ataupun Penerima
  2. Penerima Fidusia
  3. Wajib mendaftarkan jaminan fidusia kepada Kantor Pendaftaran Fidusia;
  4. wajib mengajukan permohonan pendaftaran atas perubahan dalam Sertifikat Jaminan Fidusia kepada Kantor Pendaftaran Fidusia.
  5. Wajib mengembalikan kepada pemberi fidusia dalam hasil eksekusi melebihi nilai penjaminan;
  6. Wajib memberitahukan kepada kantor pendaftaran fidusia mengenai hapusnya jaminan fidusia;

Pengecualian:

Penerima fidusia tidak menanggung kewajiban atas akibat tindakan atau kelalaian pemberi fidusia baik yang timbul dari hubungan kontraktual atau yang timbul dari perbuatan melanggar hukum sehubungan dengan penggunaan dan pengalihan benda yang menjadi objek jaminan fidusia.

  1. Pemberi Fidusia:
  2. dalam hal pengalihan benda yang menjadi obyek jaminan fidusia, wajib menggantinya dengan obyek yang setara;
  3. wajib menyerahkan benda yang menjadi obyek jaminan fidusia dalam rangka pelaksanaan eksekusi;
  4. tetap bertanggung jawab atas utang yang belum terbayarkan.
  1. Hak dan Larangan Jaminan Fidusia
  2. Hak Jaminan Fidusia
  3.  Penerima Fidusia mempunyai hak:
  4. a)Kepemilikan atas benda yang dijadikan obyek fidusia, namun secara fisik benda tersebut tidak di bawah penguasaannya.
  5. b)Dalam hal debitur wanprestasi, untuk menjual benda yang menjadi obyek jaminan fidusia atas kekuasaannya sendiri (parate eksekusi), karena dalam Sertifikat Jaminan Fidusia terdapat adanya titel eksekutorial, sehingga mempunyai kekuatan eksekutorial yang sama dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
  6. c)Yang didahulukan terhadap kreditur lainnya untuk mengambil pelunasan piutangnya atas hasil eksekusi benda yang menjadi obyek jaminan fidusia;
  7. d)Memperoleh penggantian benda yang setara yang menjadi obyek jaminan dalam hal pengalihan jaminan fidusia oleh debitur;
  8. e)Memperoleh hak terhadap benda yang menjadi obyek jaminan fidusia dalam rangka pelaksanaan eksekusi;
  9. f)Tetap berhak atas utang yang belum dibayarkan oleh debitur.
  10. Pemberi Fidusia mempunyai hak:
  11. tetap menguasai benda yang menjadi obyek jaminan fidusia;
  12. dapat menggunakan, menggabungkan, mencampur atau mengalihkan benda atau hasil dari benda yang menjadi obyek jaminan fidusia, atau melakukan penagihan atau melakukan kompromi atas utang apabila Penerima Fidusia menyetujui.
  13. Larangan Jaminan Fidusia
  14. Pemberi Fidusia dilarang melakukan fidusia ulang terhadap benda yang menjadi obyek jaminan fidusia yang sudah terdaftar.
  15. Pemberi Fidusia dilarang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan kepada pihak lain benda yang menjadi obyek jaminan fidusia yang tidak merupakan benda persediaan, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia.

baac jgua :