Tips Tidur Sehat Ala Rasulullah SAW

Tips Tidur Sehat Ala Rasulullah SAW

Tips Tidur Sehat Ala Rasulullah SAW

Tips Tidur Sehat Ala Rasulullah SAW
Tips Tidur Sehat Ala Rasulullah SAW

A. Rasulullah SAW Tidur Lebih Awal

Rasulullah tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Beliau selalu mengajak umatnya agar selalu bangun sebelum waktu subuh serta melaksanakan shalat Subuh di masjid. Selain mendapat pahala, dengan berjalan ke masjid, kita dapat menghirup udara subuh yang segar dan mengandung banyak oksigen. Karena itu, orang yang sukar bangun pagi dan menghirup udara pagi mempunyai paru-paru yang lebih kuat dan sehat, selain itu, udara subuh dapat memperkuat pikiran dan nenyehatkan perasaan. Keuntungan yang bisa liperoleh adalah badan sehat, otak cerdas, penghidupan gampang, serta mendapatkan kebaikan di dunia dan ikhirat.
Dalam sebuah hadits shahih dijelaskan sebagai berikut:

“Bahwasanya Rasulullah Saw. membenci tidur malam sebelum (shalat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelaknya.”  (HR. Bukhari dan Muslim).

Paling tidak terdapat dua hal yang sangat menarik untuk diperjelas maknanya dari hadits tersebut, yakni kata membenci tidur lebih awal sebelum Isya’, Rasulullah Saw. hendak menegaskan bahwa waktu itu adalah waktu yang sangat istijabah (di kabulkannya doa), maka, jika kita menjadikannya sebagai waktu untuk tidur kita idak akan bisa mendapatkan kemanfaatan dari waktu yang istijabah tersebut. Dengan demikian, kebencian Rasulullah Saw. tidur saat sebelum isya’ sangat beralasan, karena mestinya digunakan untuk memperbanyak berdoa setelah shalat Maghrib.

Kedua adalah “berbincang-bincang yang tidak bermanfaat”. Dalam kalimat ini, Rasulullah Saw. begitu “tajam” memberikan gambaran kepada kita bahwa kebiasaan berbincang-bincang yang tidak bermanfaat ini menjadi begitu sangat kita sukai, padahal dalam perbincangan yang tidak bermanfaat itu, tidak ada yang kita dapatkan, kecuali waktu habis dalam kesia-siaan. Terkadang, hal itu mendatangkan masalah baru, karena membuat kita terjerumus dalam fitnah, ghibah, dan penyakit lainnya, yang merupakan perbuatan dosa.

Tujuan Tidur Awal

Selain itu, salah satu tujuan yang paling utama dari tidur awal yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. ialah menjamin energi kita terkumpul dengan baik, karena akan menyongsong waktu yang sangat sakral berikutnya, yakni sepertiga malam. Selama hidupnya, Rasulullah Saw. tidak pernah melewatkan waktu yang sangat istimewa ini, yakni bangun pada sepertiga malam terakhir untuk mengerjakanshalat Tahajjud. Inilah alasan mendasar beliau tidur awal, karena hendak membuat malam begitu istimewa. Sebagaimana kita ketahui, ada keistimewaan dan kedahsyatan shalat malam pada waktu yang ditentukan oleh Rasulullah Saw. tersebut.

Dengan demikian, memanfaatkan waktu dengan baik, yakni dengan tidur lebih awal merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. Tidak hanya mendapatkan kesehatan secara jasmani, nelainkan juga ruhani kita lebih terarah dengan cara lelaksanakan shalat malam.

B. Bersih Lahir Batin

Rasulullah Saw. merupakan barometer dalam setiap tingkah laku kita. Hal ini karena beliau memberikan penjelasan hampir menyeluruh dalam setiap sisi kehidupan kita. Beliau juga memberikan tuntunan di segala sisi kehidupan manusia, tidak terkecuali dalam tidur. Dalam tidur terdapat step by step yang bisa kita tiru dari beliau.

Hal pertama yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. belum tidur, biasanya ialah membersihkan diri terlebih dahulu dengan berwudhu dan bersiwak (menggosok gigi). Hal ini tentunya sarat dengan makna yang bisa kita dapatkan dengan cara tidur seperti ini. Bersih lahir batin atau Suci lahir batin , artinya pada saat tidur, Rasulullah Saw. telah mempersiapkan batinnya terlebih dahulu agar bisa suci dengan cara berwudhu dan sikat gigi.

Landasan

Sangat berbeda dengan kebiasaan kita yang menganggap tidur sebagai hal yang kurang bermakna, hingga kita cenderung menyepelekannya, dan tidak sampai masuk ke dalam kualitas tidur sebagaimana Rasulullah Saw. Meskipun hanya tidur bukan berarti enaknya saja. Maka, kita dituntun untuk mengenakan pakaian yang pantas, bukan pakaian yang menyiksa raga seperti ketat dan menyesakkan sehingga mengganggu ketenteraman tidur. Dengan demikian, ada baiknya sebelum tidur membersihkan tempat tidur agar sangat nyaman. Sebelumnya, kita berdoa dan berdzikir kepada Allah Swt. Rasulullah Saw. bersabda:

“Apabila kamu hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk mlakukan shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadits ini, apa rahasia yang bisa kita gali dari cara Rasulullah Saw. berwudhu sebelum tidur? Salah satu alasan kita dianjurkan ialah membersihkan diri dari hadats kecil saat kita hendak tidur. Penjelasan ini berdasarkan hadits berikut:

“Barang siapa yang pergi ke tempat tidurnya dalam keadaan suci seraya mengingat Allah Swt. sampai ia tertidur (dikalahkan oleh kantuknya), maka tidak terlewatkan sesaat pun sepanjang malam, jika ia meminta kebaikan dunia dan akhirat kepada-Nya, melainkan pasti akan diberi.” (HR. Muslim).

Hadits ini demikian gamblang bagi kita untuk mendapatkan faedah yang terkandung dalam perilaku Rasulullah Saw. Jika kita mendapatkan anugerah dari Allah Swt. berupa kebaikan dalam kehidupan kita, sungguh kita akan tergolong sebagai manusia yang sangat beruntung. Dan, keberuntungan tersebut dapat kita gapai dengan cara menyisakan waktu untuk bersuci atau berwudhu sebelum tidur.

Selain itu, berwudhu tidak terkecuali saat hendak tidur saja, tetapi dalam setiap kegiatan kita sehari-hari. Sebab, jika kita mampu menjaga suci dari hadats, ini bisa berdampak baik bagi kehidupan kita. Apalagi, ketika hendak tidur, di mana kita tidak bisa sepenuhnya mengontrol diri kita, maka kita menyerahkan dengan ikhlas kepada Allah Swt. dalam tidur kita. Selain itu, kita juga memohon perlindungan kepada-Nya agar terhindar dari segala gangguan dan godaan dalam tidur, sehingga tidur kita ada yang menjaganya, yakni Allah Swt. bersama-sama dengan malaikat yang di utus-Nya.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/doa-sholat-dhuha-niat-dan-tata-caranya/