UNBK SMK, Ombudsman Jateng Temukan Sederet Penyimpangan

UNBK SMK, Ombudsman Jateng Temukan Sederet Penyimpangan

UNBK SMK, Ombudsman Jateng Temukan Sederet Penyimpangan

UNBK SMK, Ombudsman Jateng Temukan Sederet Penyimpangan
UNBK SMK, Ombudsman Jateng Temukan Sederet Penyimpangan

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah mendapati adanya

sederet penyimpangan prosedur selama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK. Temuan itu diperoleh berdasarkan pemantauan langsung selama jalannya ujian dari tanggal 25-28 Maret 2019.

Ombudsman Jateng menjabarkan, beberapa penyimpangan itu adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh pengawas ujian, peserta maupun pelaksana di satuan pendidikan. Meliputi peserta yang datang terlambat, tidak ada bel tanda mulai dan berakhirnya ujian atau pengawas yang membawa alat komunikasi.

“Dan pengawas tertidur pada saat jam ujian, berlangsung,”

ungkap Ketua Pengawasan UNBK Tahun 2019 Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Achmad Ben Bella, Kamis (28/3).

Dengan adanya temuan ini, Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jateng, Sabarudin Hulu telah berkoordinasi dengan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, Sulistyo. Kemudian dikomunikasikan dengan seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jateng Wilayah I sd XIII.

“Supaya melakukan pengawasan UNBK dan meminta para kepala sekolah

agar berada di tempat untuk mengawasi pelaksanaan UNBK,” tutur Achmad.

Ombudsman RI Perwakilan Jateng sendiri mengapresiasi respons cepat Disdikbud Jateng dalam menindaklanjuti temuan penyimpangan atau dugaan maladministrasi ini. Hasil pengawasan UNBK tingkat SMK selama ini menjadi bahan evaluasi perbaikan untuk dibahas antara Kemendikbud RI dan Ombudsman RI pusat.

Harapannya, dengan adanya evaluasi ini seluruh jajaran pelaksana UNBK Tingkat SMK Tahun 2019 di Jateng dapat memperketat pengawasan penyelenggaraan kegiatan. “Hasil pemantauan UNBK Tingkat SMK Tahun 2019 pada hari terakhir, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan lebih baik,” pungkas Achmad.

 

Baca Juga :